<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>..  de Broto ..</title>
	<link>http://wira-broto.com</link>
	<description>Wira Broto Blog</description>
	<pubDate>Wed, 12 Mar 2008 05:35:25 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>25. Pilih Kamera Yang Mana ..??</title>
		<link>http://wira-broto.com/?p=36</link>
		<comments>http://wira-broto.com/?p=36#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2008 11:55:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wira</dc:creator>
		
	<category>Mungkin Tentang Hidup</category>
	<category>Mungkin Keseharianku</category>
		<guid>http://wira-broto.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[     Tulisan ini sebenarnya uda lama aku buat. Dibuat untuk meramaikan isi situs berita lokal di Banda Aceh, hasil garapan Kaskuser Regional Aceh (RATM).. Dan, sebagai penulisnya, kayaknya ngga salah juga kalo aku edit sedikit dan aku posting di Blog aku sendiri... 



Pilih Kamera Yang Mana ..?

     [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>     Tulisan ini sebenarnya uda lama aku buat. Dibuat untuk meramaikan isi <strong><a href="http://www.hinamagazine.com">situs berita lokal</a></strong> di Banda Aceh, hasil garapan <a href="http://kaskus.us/forumdisplay.php?f=161">Kaskuser Regional Aceh (RATM)</a>.. Dan, sebagai penulisnya, kayaknya ngga salah juga kalo aku edit sedikit dan aku posting di <a href="http://www.wira-broto.com">Blog aku sendiri..</a>. </p>
	<p><strong>Pilih Kamera Yang Mana ..?</strong></p>
	<p>      Tidak jarang dan tidak sedikit orang yang bingung ketika harus menentukan kamera mana yang mesti dibeli di sebuah toko kamera. Sewaktu berangkat dari rumah, niat kita cukup sederhana, yaitu membeli sebuah kamera yang berfungsi untuk mengabadikan saat-saat indah dalam hidupnya. Sederhana. Tapi begitu kaki melangkah masuk ke sebuah toko kamera, kita langsung dihadapkan dengan pemandangan puluhan jenis dan bentuk kamera. Kesan pertama, takjub, heran, dengan posisi mulut setengah terbuka (baca: tercengang). Ternyata ada banyak jenis kamera yang akan ditawarkan dengan masing-masing keunggulan dan akhirnya, kita pun harus memilih. Nah, agar tidak terlalu bingung, disini akan sedikit dijelaskan dengan sangat sederhana beberapa jenis kamera berikut keunggulannya dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan. Dus, ujung-ujungnya pertimbangan isi dompet juga sangat menentukan.</p>
	<p><center><img src="http://img.photobucket.com/albums/v221/sableng/nikon_camera.jpg" alt="Aneka kamera" /></center></p>
	<p><strong>SLR dan Fixed Lens</strong><br />
Banyak bentuk kamera yang ditawarkan. Ada yang kecil dengan warna-warna yang menawan, ada juga yang bentuknya besar dengan <em>moncong</em> yang panjang dengan berat yang hampir setara dengan <em>dumbell</em> di tempat fitness. Diciptakannya rupa-rupa bentuk itu ada kaitannya dengan siapa penggunanya. Apakah si pembeli adalah fotografer amatir, yang menggunakan kamera hanya untuk mengabadikan momen-momen sehari-hari, acara keluarga atau malah untuk lucu-lucuan. Atau si pembeli adalah fotografer yang ingin profesional di bidang fotografi, lebih dari sekedar hobi.</p>
	<p>Pada manusia, kita dianugerahi sepasang mata untuk melihat. Pada kamera, si kamera juga (pasti) dianugerahi oleh pabriknya sebuah mata yang dikenal dengan nama <strong>Lensa</strong>. Secara tekhnis, ada 2 jenis lensa dalam dunia perkameraan. <em>Lensa fixed</em> dan <em>SLR (Single Lens Reflex)</em>. <em>Lensa fixed</em> adalah lensa yang sudah terpasang langsung di kamera secara permanen. Artinya, lensa tersebut tidak bisa dilepas dan dipasangkan lensa jenis lain. Kalaupun lensanya bisa dilepas, ekspresi yang diharapkan adalah ekspresi kesedihan. Karena artinya Kameranya rusak, akibat pemakainya yang pecicilan, melepas lensanya sengaja atau tidak sengaja..<br />
Dan sebaliknya, lensa jenis SLR memungkinkan pengguna untuk menggonta-ganti lensanya sesuai kebutuhan. Prinsip POLIGAMI sangat berperan disini. Awalnya, kamera digital menggunakan lensa fixed. Baru kemudian, seiring dengan perkembangan, muncullah kamera digital dengan lensa SLR. Beda lainnya apa? Dari segi harga. Kamera dengan lensa fixed cenderung lebih murah dibanding kamera SLR (walau kini, untuk beberapa type memiliki harga yang hampir sama). Secara otomatis, kualitasnya pun berpengaruh. Jelaslah kamera SLR hasilnya lebih baik dibanding kamera dengan lensa fixed. Nah, sudah sedikit membantu. Bila niat kita untuk membeli kamera hanya untuk keperluan pribadi, atau keluarga, kamera dengan lensa fixed bisa jadi pilihan. Dan ada 2 jenis kamera lensa fixed yang beredar di pasaran. Yaitu Kamera Kompak dan kamera superzoom atau kamera prosumer. Makhluk apakah itu??</p>
	<p><em>lengkapnya >>>></em><br />
<a id="more-36"></a></p>
	<p><strong>Compact Camera</strong><br />
Menurut kamus, compact ini bisa berarti ringkas, kecil, gampang dibawa. Dan di-Indonesiakan menjadi Kompak. Mungkin biar bermakna <strong>akrab</strong> secara isi kantong atau nantinya akan menimbulkan kekompakan antara pemilik dan kameranya. Hehe.. Istilah lainnya adalah <em>pocket camera</em>. Pocket artinya kantong, jadi ini bermakna bahwa kamera tersebut berukuran tidak begitu besar sehingga bisa masuk ke kantong / saku atau mungkin harganya yang sangat cocok dengan kantong kita (baca: murah). Hmm.. analogi yang maksa..</p>
	<p>Kamera jenis ini menggunakan <em>lensa fixed</em>. Selain itu, fitur yang disediakan juga terbatas. <em>Mode Otomatis</em> dari kamera kompak adalah yang menjadi daya tarik. Cocok buat pengguna awam, yang tidak ingin ribet dengan aturan tekhnis. Begitu posisi ON, langsung jepret. Beberapa fitur juga dibuat otomatis (seperti White Balance) yang intinya untuk memudahkan dalam penggunaan. Dan hasilnya juga cukup memuaskan. Namun kini sudah banyak kamera kompak yang memiliki pilihan <em>Manual</em>. Artinya, si pemakai bisa mengatur sendiri ukuran <em>diafragma, shutter, ISO</em> dan lainnya yang biasanya hanya ada pada kamera digital SLR (DSLR). Untuk kualitas, rata-rata kamera kompak yang beredar memiliki daya tangkapan 5 sampai 8 megapiksel (MP) atau mungkin lebih.</p>
	<p>Di sisi lain, banyak kamera kompak memiliki fitur tambahan yang membantu proses pengambilan. Yaitu <em>Optical Image Stabilizer</em> atau <em>Electronic Shake Protection</em>. Fitur ini mampu menghindari gambar buram, karena dapat menahan getaran saat tombol rana kita tekan. Keunggulan utama lainnya adalah, kamera kompak menyediakan sebuah layar display yang bisa menampilkan apa yang tertangkap lensa secara langsung. Jadi, pengguna tidak perlu repot mengintip objek melalui lubang kecil yang disebut <em>viewfinder</em> seperti yang disediakan pada semua kamera DSLR. Asik kan? Walau fitur ini membuat baterei lebih boros.</p>
	<p><strong>Kamera Prosumer / Super zoom</strong><br />
Dari penampilan, kebanyakan kamera jenis prosumer memiliki bentuk mirip kamera DSLR. Ya, badan yang lebih besar dibanding kamera poket dan moncong yang cukup panjang. Kamera prosumer merupakan kamera dengan lensa fixed tapi memiliki kuantitas zoom hingga (max) 12x. Kamera prosumer juga memiliki fitur istimewa seperti anti goyang, fokus yang menakjubkan dan continous shot yang cepat.</p>
	<p>Untuk kualitas hasil poto, jenis prosumer menawarkan rentang MP hingga 8 MP (bahkan lebih). Tersedianya pilihan modus Manual memungkinkan pengguna untuk men-<em>setting</em> sendiri pengaturan yang diinginkan layaknya kamera DSLR. Malahan, untuk beberapa jenis kamera Prosumer sudah menyediakan lensa tambahan.</p>
	<p>Dari segi harga, kamera prosumer memang memiliki harga yang kadang hampir menyamai kamera DSLR. Jadi terserah anda. Bila menginginkan kualitas yang menyamai DSLR tapi tidak mau repot harus gonta-ganti lensa dan setting ini itu, kamera prosumer pilihan yang pas.</p>
	<p><strong>Kamera DSLR (Digital Single Lens Reflex)</strong><br />
Inilah kamera dengan kasta tertinggi. Fitur yang ditawarkan melebihi kamera jenis lainnya. <em>White Balance, Shutter Speed, Difragma, ISO</em> dan sebagainya, yang bisa kita tentukan sendiri untuk mendapatkan hasil maksimal (disamping memang sudah disediakannya modus Otomatis). Kita juga bisa dengan mudah mengganti lensa sesuai dengan keinginan kita (dengan harga yang cukup mahal juga tentunya). Kualitas hasil tangkapannya jangan diragukan. Dengan angka MP yang sama dengan kamera prosumer atau kompak, hasil pada DSLR bisa 15x lebih baik.</p>
	<p>Kalau kamera lain memiliki keunggulan merekam gambar dengan cahaya tinggi, DSLR bahkan mampu menghasilkan gambar yang sempurna dengan kondisi cahaya rendah. Pantaslah kalau DSLR merupakan pilihan yang tepat bagi fotografer profesional dan pengguna yang menganggap fotografi lebih dari sekedar hobi.</p>
	<p>Ada harga atas sebuah kualitas. Begitu juga dengan kamera ini. Dengan bentuk yang tidak modis dan bobot yang bisa membuat lengan berotot, kamera jenis DSLR dijual dengan harga mulai 7 jutaan hingga puluhan juta. Lengkap dengan lensa kit nya.</p>
	<p>Akhirnya, semuanya berpulang ke calon pengguna. Kamera mana yang akan dipilih yang sesuai dengan kebutuhan dan pas dengan kondisi kantong. Dan untuk hasil yang maksimal, penulis hanya mengingatkan. Istilah <em>Man Behind the Gun</em> tetap berlaku. Apapun kameranya, tergantung orang yang menggunakannya.</p>
	<p>&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRSS>http://wira-broto.com/wp-commentsrss2.php?p=36</wfw:commentRSS>
	</item>
		<item>
		<title>24.   Belajar Pre Wedding..</title>
		<link>http://wira-broto.com/?p=35</link>
		<comments>http://wira-broto.com/?p=35#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Dec 2006 11:21:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wira</dc:creator>
		
	<category>Mungkin Tentang Hidup</category>
		<guid>http://wira-broto.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Tau kan kalo kemaren aku punya mainan baru ??. Yap.. betul buat pengunjung yang di station 14 Warnet Murahnet.. Tapi, mainan itu aku jual ke Bembeng. Jual agak murah lah.. karena dia kan Monza Freaker (bener ga tulisannya), jadi kalo kita jual barang second dengan harga mahal, pasti dia langsung membandingkan dengan harga-harga barang seken [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Tau kan kalo kemaren aku punya <a href="http://wira-broto.com/?p=28">mainan baru ??</a>. Yap.. betul buat pengunjung yang di station 14 Warnet Murah<em>net</em>.. Tapi, mainan itu aku jual ke Bembeng. Jual agak murah lah.. karena dia kan Monza Freaker (bener ga tulisannya), jadi kalo kita jual barang second dengan harga mahal, pasti dia langsung membandingkan dengan harga-harga barang seken di Tanjung Balai.. Lagian, mana bisa aku terima dengan akal sehat, masa kamera <a href="http://wira-broto.com/?p=28">Nikon D50s ku</a> nilai purna jualnya disetarakan dengan Gorden seken, seprei seken atau pakaian seken ala Tanjung Balai?? Jelas ngga lah..<br />
Dan gantinya, sekarang aku pake Nikon D70s..</p>
	<p>Oke, yang pasti aku makin seneng jepret sana jepret sini sampe mencret.. Dan sudah sejak awal, diri ini memimpikan kalo aku moto orang yang mo kawin. Atau istilah kerennya Pre Wedding gitu lah&#8230; Nah, siapakah pasangan baru yang kunobatkan sebagai kelinci percobaanku?? mereka adalah.. JENG..JENG.. <a href="http://blog.abepoetra.com/?p=253">Pasangan abe dan fanny..</a> Waktu aku denger Abe mo kawin, buru-buru aku langsung memaksakan kehendak mulia ini ke Abe. Kehendak ini juga didukung oleh Bembeng yang seyogyanya juga akan turun dengan kekuatan Nikon D50s nya. Tapi ternyata Bembeng ngga Yogya, dia malah milih Surabaya..(apa sih?) Syukurlah, Abe yang saat itu sedang amnesia langsung mengiyakan.. Padahal kalo dia sadar, harusnya dia was-was. Karena perhelatan yang istilah orang adalah sekali dalam seumur hidup akan aku abadikan dengan kameraku..HAHAHAHA&#8230;!!! (tawa kemenangan Mode ON). Akhirnya kami pun sok mengatur segala sesuatunya.. Mulai dari mengatur Pakaian, lokasi dan waktu serta tema. TApi kita sempat dihadapkan dengan masalah yang cukup pelik. YAitu pemilihan kostum bagi si Pasangan. Awalnya sempat terbersit mengambil tema kostum Alan Budikusuma dan Susi Susanti, &#8220;BAdminton Style&#8221;. Tapi langsung ngga jadi karena agak mencolok mata kalo si Abe pake kostum itu.. (sambil bayangin body Abe yang aduhai..).  Terus, sempat mikir mo ambil tema Jungle gitu.. Biar kesan Wild. Konsepnya, si cowok pake baju Tarzan dan si cewek pake setelan Jane.. Pasti keren kan. Tapi lagi-lagi ide itu harus ditampik mentah-mentah. Kalo si cewek pake setelan Jane, pantes banget. Nah, giliran si cowok&#8230; dengan pertimbangan estetika lekuk tubuh, rencana dia mesti pake baju Tarzan harus ngga jadi. Karena eh karena dia lebih pantes kalo jadi pohon Beringin besar. Trus, si Jane yang bergelayutan disitu&#8230; hehee.. mesra banget&#8230;</p>
	<p>Akhirnya maslah baju uda selesai. Diputuskan bahwa si calon mempelai akan mengenakan pakaian berwarna putih yang dipadukan dengan Blue Jeans berwarna ijo. (loh? blue jeans kok ijo?) . Dan untuk lokasi, kita mengambil tempat di Universitas Sumatera Utara. Tempat ini dipilih karena sekalian mengenang masa-masa kejayaan Abe waktu di USU sebagai tukang Parkir dan karena tempat ini diduga ngga gitu rame pengunjung.. (asal ngga dikejar-kejar sama Security Kampus ajahh..).</p>
	<p>Hari yang dinanti pun tiba. Minggu, 10 Desember 2006 adalah hari yang menjadi titik balik dalam hidupku untuk bidang jahit-menjahit.. Halah.. ngga lah.. Dalam bidang poto-mempoto (betul ngga tata bahasanya?). Sekitar pukul 11.00 waktu Indonesia bagian Asrama Haji Medan, kami bertolak dari rumah Fani (duh, bahasanya..). Rencana awalnya sih kita berangkat pagi, tapi.. secara aku dan abe yang rekor bangun pagi ngga pernah dibawah jam 10 pagi.. (no hope..). Kami langsung menuju kampus USU.  Tempa pertama adalah parkir FAkultas Tekhnik. Tempat kedua, Kolam di perpustakaan dan sekitar Perpustakaan sendiri. Setelah itu, perut lapar. Kita makan di Wong Solo. Setelah itu, jalan jalan ke SUN Plaza. Loh, ini sebenarnya mo poto-poto atau jalan-jalan sih? hehe.. sorenya kita baru balik lagi ke USU. Poto-poto lagi sampai azan maghrib berkumandang&#8230;dan.. kita tetep poto-poto. Hehe&#8230; dasar!! ngga ding.</p>
	<p>Dan,,,, inilah hasil nya.. beberapa yang sudah diedit dan dianggap layak ditampilkan dengan tidak melanggar Undang-undang Pornografi dan eksplorasi hewan langka.. hehe..</p>
	<p><center><img src="<a href="http://photobucket.com/" target="_blank"/><img src="http://img.photobucket.com/albums/v221/sableng/poto%20coba-coba/AbeFani_1.jpg" border="0" alt="abe dan fani" /></center></p>
	<p>Makasi banyak buat Abe dan Fanny, yang uda menyempatkan waktu dan percaya dengan sepenuh jiwa pada diriku.. aku akan berupaya keras memberikan hasil yang terbaik bagi kalian.. Dan selamat ya buat kalian. Pesana aku NO POLIGAMI..!! seperti kata Bang Is, daripada POLIGAMI, mending POLIPANTAI&#8230;</p>
	<p>poto lainnya ada di galeriku . <a href="http://www.wirabroto.multiply.com">Klik disini biar gampang..<br />
</a></p>
	<p>niwei&#8230; cara nulis Fani yang bener gimana? Fani? Fanny? Funny?? atau Sukamto??</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRSS>http://wira-broto.com/wp-commentsrss2.php?p=35</wfw:commentRSS>
	</item>
		<item>
		<title>MAAG, dan Karier ku</title>
		<link>http://wira-broto.com/?p=34</link>
		<comments>http://wira-broto.com/?p=34#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Oct 2006 13:11:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wira</dc:creator>
		
	<category>Mungkin Tentang Hidup</category>
		<guid>http://wira-broto.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[

Sakit maag (maag dalam bahasa Belanda berarti lambung) adalah gangguan pada lambung yang menimbulkan rasa tidak enak, biasanya di ulu hati, disertai perut kembung, nyeri, dan bahkan sampai mual. Terjadinya gangguan pada lambung disebabkan tidak terkontrolnya produksi asam lambung. Terkadang pada kondisi tertentu, rasa asam bisa terasa di mulut kita...


Rasanya aku ngga ikhlas aja kalo [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><center><img src="http://img.photobucket.com/albums/v221/sableng/lambung.jpg"/><img src="http://img.photobucket.com/albums/v221/sableng/lambung3.jpg"/></center></p>
	<blockquote><p>Sakit maag (maag dalam bahasa Belanda berarti lambung) adalah gangguan pada lambung yang menimbulkan rasa tidak enak, biasanya di ulu hati, disertai perut kembung, nyeri, dan bahkan sampai mual. Terjadinya gangguan pada lambung disebabkan tidak terkontrolnya produksi asam lambung. Terkadang pada kondisi tertentu, rasa asam bisa terasa di mulut kita&#8230;
</p></blockquote>
	<p>Rasanya aku ngga ikhlas aja kalo dibilang sakit Maag. Tapi ntah lah.. Kayaknya memang iya..</p>
	<p>Dulu, pas di Medan, sewaktu masih cuap-cuap di gelombang 111 dan 116 (halahh.. bilang aja Call Center.. pake gelombang-gelombang.. Laut kalee..) aku sempat ngga kerja beberapa hari. Beberapa hari hanya di rumah, tidak bisa kemana-mana karena hari ujan tak henti-henti. Loh?? kirain sakit.. Ngga ding, memang betul. Karena sakit. Ya.. sakit.. Gejalanya, sakit di ulu hati, rasa mual yang mendalam dan pusing tiada tara. Terus aku pergi ke dokter (biar ngga dibilang &#8220;jangan kayak orang susah&#8221;). Nah, pas di Dokter hasilnya menyatakan Positif, gejala Gatritis Akut.. Apa itu Gastiritis ??</p>
	<blockquote><p>Orang awam biasanya mengenal sakit maag. Namun, dari istilah kedokteran, peradangan pada lambung disebut gastritis. Peradangan lambung bisa terjadi secara mendadak atau menahun. Gangguan ini adalah yang paling sering menyerang pada lambung. Gejala yang dirasakan sama seperti gejala Maag</p></blockquote>
	<p>Selang berapa hari, sembuh.. Terlupakan lah apa itu Gastritis sama ku..<br />
(Baca terus yaa&#8230;)<a id="more-34"></a></p>
	<p>Kemaren, kurang lebih sekitar sebulan yang lalu..<br />
Waktu itu Senin, ngantor dong. Tapi body uda ngerasa ngga sejak dari rumah. Pala pusing, mual, bawaan mau muntah dan perut sakit. Setelah dilakukan rapat bersama antar Karyawan graPARI *halah.. aku ambil keputusan untuk pulang lebih cepat. Diantar Driver. Sampe rumah istirahat, buang air, perut melilit, keringat dingin, kepala masih pusing, parah..!!<br />
Akhirnya ke Dokter lagi dong. Dokter Buchari yang di Neusu jadi pilihan. Karena namanya cukup tersohor untuk kalangan pesakitan. Trus, ya udah.. setelah cek sana sini, tepuk perut aku disana sini dengan nada dasar C = Do. Dia pun ngomong sambil manggut-manggut kayak marmut.. gut..gut&#8230;gut..<br />
&#8220;Jadi, gimana perut saya? sakit apa Dok?&#8221; kataku.<br />
&#8220;Hmm.. ada masalah dengan asam lambung nih&#8221;<br />
&#8220;lah..&#8221; kataku lagi sambil nelan ludah<br />
&#8220;Disini tinggal sendiri ya? nge-kos ya? Pola makannya pasti ngga teratur..&#8221;<br />
dalam ati membatin.. iya Dok..<br />
&#8220;oke, mulai sekarang. jaga pola makan. Jangan terlalu banyak makan yang pedas dan yang berbumbu.&#8221; si Dokter ngomong dengan santai..</p>
	<p>arrrggghhhhh&#8230;&#8230;.<br />
Males banget denger nya. Paling males kalo kita sakit trus pake <em>pantangan</em>, mending pake <em>rantangan</em>.  ga boleh makan inilah..ga booleh makan itu.. ih.. <strong>APA KABAR cita rasa..!!!</strong></p>
	<p>Nah, pas mau puasa kemaren juga kumat lagi. Gara-gara kita meeting ngga penting di Telkom buat acara hari Perhubungan. Kelar meeting baru jam 9 malam. Walaupun selepas itu kita pada makan di Rumah Makan kartini, tetep itungannya uda telat. Malamnya langsung tepar. Keringat dingin. Mual, mau muntah. Ahh&#8230; akhirnya tertidur. Pas bangun pagi masih terasa sakit. Udah, ngga kerja aja..hheeheh. Padahal, acara yang di TELKOM, aku jadi MC duet maut sama Abe. Yah.. sudahlah.. Abe solo karier..</p>
	<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v221/sableng/lambung1.gif" align="left"/>Ternyata <strong>penyebab Maag</strong> itu ada dua hal. Yang pertama karena <strong>pola makan kita yang ngga teratur</strong>. Ini biasanya erat dengan kehidupan anak kost. Tapi kalo aku? sebenarnya ngga ada masalah dengan duit. Mo beli makanan apa aja hayuk.. gag masalah.  Tapi sebenarnya beli makanan nya aja yang males. Jadi bukan karena uang ya.. <em>(tetep ngga sudi dibilang kayak orang susah..)</em>. Satu lagi penyebab Maag adalah <strong>STRES</strong>. Sistem persyarafan dari otak itu berhubungan ke lambung. Jadi, konon kalo kita stres tanpa disadari juga memicu terproduksi asam lambung secara berlebihan. Asam lambung yang berlebihan ini yang bisa mengakibatkan munculnya rasa nyeri dan sebagainya..</p>
	<blockquote><p>Ada sejumlah gejala yang biasa dirasakan penderita sakit maag seperti mual, perut terasa nyeri, perih (kembung dan sesak) pada bagian atas perut (ulu hati). Biasanya, nafsu makan menurun secara drastis, wajah pucat, suhu badan naik, keluar keringat dingin, dan sering bersendawa terutama dalam keadaan lapar. Nah, gejala terakhir ini memang uda Gua Banget. Orang disekeliling aku uda paham aja kalo aku suka sendawa sembarangan. Ternyata itu bukan sekedar hobi, tapi tidak lain dan tidak bukan adalah pertanda sakit Maag..Hikss
</p></blockquote>
	<p>Setelah sebentar ber-googling, dapet juga beberapa artikel sederhana tentang sakit Maag. Ada banyak artikel, tapi beberapa ini aja uda cukup menurutku..<br />
ada yang dari <a href="http://www.republika.co.id/suplemen/cetak_detail.asp?mid=2&#038;id=102801&#038;kat_id=105&#038;kat_id1=150&#038;kat_id2=204">Republika</a>,  dan<a href="http://www.info-sehat.com/content.php?s_sid=826"> lain-lain</a>..<br />
Ternyata, intinya adalah <strong>pola makan yang teratur</strong>. <strong>Hidup sehat</strong> dan jauhkan diri dari <strong>stres</strong> dan godaaan syetan yang terkutuk.. </p>
	<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v221/sableng/lambung.gif" align="right"/>Nah, nasib para Maag-ers di bulan Ramadhan ini?? Katanya sih, justru pas puasa gini bisa nyembuhi Maag. Karena makan kita jadi teratur. Sahur dan berbuka di waktu yang pas. Gitu&#8230; Indahnya Ramadhan lah..</p>
	<p>Tros.. gimana nasib Maag ku di Ramadhan ini???<br />
Heheheee.. Alhamdulillah baek-baek saja.. puasa lancar lah&#8230; ngga ada  masalah&#8230;</p>
	<p>wira deBroto<br />
*nyengir kuda sambel inget-inget kejadian pas Puasa hari pertama..<br />
*berharap ngga ada yang ember&#8230;<br />
*Judul diatas ngga ada hubungan sama Karier ku&#8230; itu kan cuman ecek-ecek aja..<br />
  Karier mahok laa&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRSS>http://wira-broto.com/wp-commentsrss2.php?p=34</wfw:commentRSS>
	</item>
		<item>
		<title>Puasa lagi&#8230;</title>
		<link>http://wira-broto.com/?p=32</link>
		<comments>http://wira-broto.com/?p=32#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Sep 2006 16:23:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wira</dc:creator>
		
	<category>Mungkin Tentang Hidup</category>
		<guid>http://wira-broto.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[wuihh.. ngga kerasa.. Hari Minggu uda puasa lagi.  Kayak nya baru kemaren kita Lebaranan.. hehe.. *gaya... Kalo bulan puasa gini, kita harus bergembira menyambutnya.. Harus dengan suka cita. Karena ini adalah bulan penuh rahmat. Berbuat baik apa aja, pahalanya berkali lipat (gitu kata Ustadz ku dulu). 



Tapi, selain  bergembira ternyata ada haru juga.. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>wuihh.. ngga kerasa.. Hari Minggu uda puasa lagi.  Kayak nya baru kemaren kita Lebaranan.. hehe.. <em>*gaya..</em>. Kalo bulan puasa gini, kita harus bergembira menyambutnya.. Harus dengan suka cita. Karena ini adalah bulan penuh rahmat. Berbuat baik apa aja, pahalanya berkali lipat (gitu kata Ustadz ku dulu). </p>
	<p><center><img src="http://img.photobucket.com/albums/v221/sableng/ManSightingRoom.jpg" alt="" /></center></p>
	<p>Tapi, selain  bergembira ternyata ada haru juga.. <em>Apa tyu Wir? yang bikin haryu??</em>..Ya, tahun ini adalah tahun kedua aku menjalani ibadah puasa di rantau (baca= Banda Aceh). Hiks.. jauh dari keluarga. Semuanya sendiri.. Mulai dari bangun sahur, nyiapin sahur, berbuka puasa nya pun ngga bareng keluarga.. Kalo di rumah kan biasanya, bangun tidur langsung makan. Semuanya uda beres.. Tapi tidak bila kita di negeri urang.. Tapi syukurlah, aku di Kost aku rame. Banyak temen-temen ku kayak Abe, Bani, Herdi Jepang, Godo, Bean, Ari Togap berikut Manager yang uda kayak sodara sendiri, yang bakal menemani hari-hari bulan Ramadhan nanti.<br />
Iya, kayak sodara.. mereka wanti-wanti gitu samaku.. <em>&#8220;Wir.. kita sodara ya.. mau yaa.. Kami pengen punya sodaara yang tampan kayak Wira..&#8221;</em> Gitu kira-kira kata mereka. Awalnya aku sempat ragu setengah bimbang.. Tapi karena aku berpikir ini menjelang Puasa, terus karena aku juga ngga tega liat wajah Bani feat Abe yang menampilkan wajah sendu paling mengenaskan se abad ini, akhirnya aku kabulkan permintaan mereka jadi sodarakuh..heheehee.. <strong>*narsis neva die..</strong></p>
	<p>Oke.. melalui www.wira-broto.com aku mau ngucapin SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1427 H. Semoga kita menjadi manusia yang dirindukan surga (mengutip imelnya Kak Rita) Semoga kita bisa menjalani ibadah puasa dengan hidayah Allah..</p>
	<p><center><img src="http://img.photobucket.com/albums/v221/sableng/ramadhan.jpg" alt="" /></center></p>
	<p>* Hmm.. Buka puasa di mesjid mana yahh&#8230;<br />
* Semoga puasa ku lancar&#8230; Mag ku ngga kambuh. Kalo kambuh? heheee.. <em>tringg tringg..</em></p>
	<p>..
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRSS>http://wira-broto.com/wp-commentsrss2.php?p=32</wfw:commentRSS>
	</item>
		<item>
		<title>..G.A.L.E.R.I..  (kumpulan foto-foto)</title>
		<link>http://wira-broto.com/?p=31</link>
		<comments>http://wira-broto.com/?p=31#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Sep 2006 19:09:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wira</dc:creator>
		
	<category>Mungkin Tentang Hidup</category>
		<guid>http://wira-broto.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Masih berkaitan dengan jepret-jepret. Kemaren-kemaren aku rada binun alias ngga tau. Gimana cara enaknya mem-publish foto-foto hasil jepretan aku di internet. Awalnya, kepikir kalo disini adalah tempat yang pas.. Makanya aku buat Thread Photo Hitam Putih, dan juga ada satu link menuju GALERI tersendiri. Yang pasti sih bukan niat narsis-narsisan.. (dalem ati : memang iyaa...), [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Masih berkaitan dengan jepret-jepret. Kemaren-kemaren aku rada binun alias ngga tau. Gimana cara enaknya mem-publish foto-foto hasil jepretan aku di internet. Awalnya, kepikir kalo <a href="http://wira-broto.com">disini</a> adalah tempat yang pas.. Makanya aku buat Thread <a href="http://wira-broto.com/?p=30">Photo Hitam Putih</a>, dan juga ada satu link menuju <a href="http://wira-broto.com/?page_id=7">GALERI</a> tersendiri. Yang pasti sih bukan niat narsis-narsisan.. <em>(dalem ati : memang iyaa&#8230;)</em>, yahh.. pingin bagi-bagi view aja. Biar dapet masukan dan kritik..</p>
	<p>Nah, ternyata kalo dibuat di blog ku ini agak susah. Aku mesti buka www.photobucket.com baru bisa upload foto. Ga fleksibel banget gitu loh.. Padahal, aku pingin yang gampang, ringkas dan cepat. Kayak Mie Instan lah.. Awalnya aku mencoba untuk bersabar dan mengerti keadaan bahwa memang harus seperti ini lakon yang ku jalani. Tapi lama-lama ngga sabar&#8230; aku berontak, aku keluar dari keadaan ini.. aku ngga bisa seperti ini teruss.. <em>*hayyahh&#8230; kayak apa ajaa..</em></p>
	<p>Akhirnya, ketika muter-muter di www.fotografer.net , aku iseng liatin Profil salah satu anggotanya (lupa, sapa anggotanya). Trus tangan ku serasa tertuntun untuk meng-klik alamat URL si anggota tersebut. Maka masuk lah aku ke sebuah situs yang bisa menjawab kebutuhanku. Dialah www.multiply.com . Sebenarnya, sudah sering aku liat blog orang yang pake nama ini. Tapi ngga <em>ngeh</em> sama isinya. Akhirnya, setelah muter-muter disitu, aku putuskan untuk buat account disitu.</p>
	<p>Maka, tepat pada tanggal 1 September 2006 (bertepatan dengan kelahiran ntah sapa), pukul 19:22:46 wib, diresmikan blog khusus foto hasil karyaku di http://www.wirabroto.multiply.com .</p>
	<p><center><a href="http://www.wirabroto.multiply.com"><img src="http://img.photobucket.com/albums/v221/sableng/wirabroto_multiply_1.jpg" alt="ini dia..." /></a></center></p>
	<p>nah, jadi silahkan maen-maen kesitu ya&#8230; <a href="http://wirabroto.multiply.com">Galerinya deBroto<br />
</a></p>
	<p>*wira broto<br />
*jepret terosss&#8230;</p>
	<p>..
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRSS>http://wira-broto.com/wp-commentsrss2.php?p=31</wfw:commentRSS>
	</item>
	</channel>
</rss>
