Archive for August, 2005

9. Tips terhadap Gempa

Wednesday, August 31st, 2005

Masih tentang gempa bumi. Akhirnya aku dapat beberapa artikel tentang Gempa Bumi. Ini penting buatku yang tinggal di Banda Aceh, dimana Gempa acapkali datang tak kenal waktu. Pertama tentang “Tanda-tanda terjadinya gempa bumi” dan kedua tentang “Apa Yang Harus Dilakukan Ketika Gempa Terjadi”. Sengaja aku publish di sini, mungkin aja berguna buat yang lain.. Selamat […]

8. PAHIT….

Monday, August 29th, 2005

Memang, bertahan memang harus dilakukan
Fight, survive, itu yang yang selalu menjadi inti nasehat orang..
Benar juga, bahwa dalam setiap hubungan
Akan banyak muncul persoalan, permasalahan, persoalan dan permasalahan
Yang datang bergantian ataupun bersamaan
Bahkan setiap kesenanganmu pun adalah permasalahan
Apakah ini wajar?

Ketika ego kalian juga sudah menjadi peralatan perang dalam hubungan
Apakah masih harus mencari tameng perindungan lain?
Bila jarak juga sudah […]

7. Susahnya mengakui…

Monday, August 29th, 2005

Kaget juga. Ternyata setelah 60 tahun kita menikmati kemerdekaan ini, masih ada negara yang baru mengakui kemerdekaan Indonesia. Belanda.. Ya, negara bekas penjajah negeri ini. Yang sudah menjajah negeri kita selama kurang lebih 3, 5 abad. Ternyata baru mengakui Kedaulatan Indonesia di usia yang […]

6. Hujan kesedihan…

Thursday, August 25th, 2005

Hujan…

Hari ini kota Banda Aceh diguyur hujan. Kayaknya selama hampir 2 bulan aku disini baru kali ini hujan yang agak serius. Jadi selama ini yang ada cuma gempa, angin puyuh, badai, tornado. Hehee..

KOk kali ini hujannya agak serius? Maksudnya? Ya, karena dari pagi Subuh tadi hujan uda dimulai dari gerimis, agak deras hingga hujan besar […]

5. ?????

Wednesday, August 24th, 2005

Kadang bingung..
Kadang bimbang..
Kenapa kadang kita masih bingung menentukan pilihan?
Kenapa kadang kita masih bimbang mengambil keputusan?

Kadang aku juga berpikir,
ini hidupku
ini kebahagianku
ini (mungkin) jalanku

Kenapa malah orang lain yang menjadi pertimbangan ku?
kenapa malah sekitarku yang menjadi pengingat ku?
Bisakah aku bebas menentukan,
dengan mengabaikan semua embel-embel norma?

Aku ingin bisa bebas memilih
Aku ingin menentukan apa yang bisa membuat aku […]